Erika adalah anak dari pemilik Nasi padang, bernama Rumah Makan Trio Minang. Kenapa si dinamakan trio minang? karena dulu rumah makan trio minang didirikan oleh 3 orang yang merantau dari Padang ke Depok. Rumah makan ini sudah berdiri sejak tahun 2007. "Bapak saya sudah merintis usaha ini sekitar 15 tahun"Ucap Erika.
Dari hasil usaha
rumah makan, Bapak dari Erika bisa membiayai pendidikan sekolah 4 orang anak.
Anak pertamanya sudah lulus kuliah, sudah bekerja, dan sudah berumah tangga.
Anak keduanya yaitu Erika sudah lulus sekolah, dengan umurnya yang dibilang masih muda sekarang ia melanjuti usaha dari
bapaknya. Anak ketiganya masih duduk dibangku dasar dan anak keempatnya masih
balita.
Usaha rumah
makan tentu saja ada naik-turunnya pembeli. Dari tahun ke tahun pasti ada
perbedaannya. "Perbedaan dari tahun ke tahun yang dirasakan yaitu sudah pasti
ada perbedaannya ya, ada naik turunnya, di tambah lagi dengan adanya virus
covid-19 ini ya sangat berpengaruh sekali dengan pendapatan yang kita dapat
saat ini, sangat berbeda dengan dulu sebelum adanya virus ini pendapatan yang
sangat stabil dan dapat mencukupi kebutuhan kita" Ujar Erika
Di awal-awal pandemi
covid ini banyak sekali orang-orang yang takut keluar rumah, pendapat usaha ini
sudah pasti pendapatan makin menurun karena tidak banyak orang yang keluar
rumah, ditambah lagi dengan kegiatan kampus dan perkantoran yang di liburkan.
Cara mempromosikan
usaha agar banyak yang membeli yaitu dengan cara mendaftarkan usaha kita ke
dalam aplikasi online dan memposting usaha makanan kita ke dalam media sosial.
Agar usaha dapat berkembang dengan mudah dapat menambahkan menu baru yang
inovatif dan menarik, serta harus tetap konsisten dengan cita rasa yang enak
ini.
Banyaknya
pesaing rumah makan padang tidak menjadi acuan buat erika, karena menurut dia
semakin banyaknya rumah makan maka semakin bagus, akan mengurangi jumlah
pengangguran. Ia juga tidak terlalu khawatir soal itu karna rejeki juga sudah
ada yang mengatur.
Zaman sekarang
semua bahan pokok pada naik harganya, terutama kenaikan harga sembako. Minyak
sebagai bahan utama untuk memasak malah naik drastis, apalagi harga sembako
makin mahal ketika menjelang bulan puasa dan lebaran. Kenaikan sembako ini
sangat berdampak pada masyarakat kecil dan apalagi yang memiliki usaha warung
makan.
Usaha warung
nasi padang termasuk makanan tradisional Indonesia. Jadi kita sebagai warga
negara Indonesia harus melestarikan makanan Indonesia. Dengan cara kita harus
mulai mencintai makanan daerah yang kita punya karena bangsa Indonesia
mempunyai makanan daerah yang sangat banyak dan juga beragam. Kita juga bisa
mengenalkan makanan kita pada turis asing yang sedang berkunjung di indonesia,
agar makanan Indonesia lebih unggul dari pada makanan luar negeri lainnya.