Rabu, 06 April 2022

Cara Membuat Bubur Merah Putih Yang Enak dan Legit

 

Bubur merah putih atau disebut juga dengan nama jenang sengkolo merupakan makanan yang wajib ada saat syukuran atau selamatan di Jawa. Biasanya makanan ini dimasak untuk merayakan hari kelahiran, pernikahan, atau hari raya seperti Hari Kemerdekaan.

Bagaimana cara membuat bubur merah putih atau bubur sengkolo yang legit dan enak? Berikut ini resep mudah yang bisa dipraktikkan.

Bahan (5-6 orang):

·         250 gram beras ketan putih

·         200 gram gula merah gelap, sisir

·         1 lembar daun pandan

·         3 gelas belimbing air

Kuah Santan:

·         65 ml santan kental

·         1 gelas air

·         1 lembar daun pandan, simpulkan

·         1/2 sendok teh garam

Cara Membuat Bubur Merah Putih:

1.    Rendam ketan selama 1 jam, lalu cuci bersih.

2.    Rebus gula merah, segelas air, dan pandan sampai larut, lalu angkat dan saring.

3.    Masak beras ketan bersama air dan daun pandan sampai lunak. Jangan lupa diaduk agar dasar panci tidak hangus.

4.    Sisihkan sedikit bubur ketan untuk bagian putihnya nanti.

5.    Masukkan gula merah rebus ke dalam bubur, lalu aduk hingga rata dan airnya sedikit menyusut. Angkat dari kompor.

6.    Buat kuah santan. Rebus santan kental, air, garam, dan pandan hingga mendidih. Lalu angkat dari kompor.

7.    Campur bubur ketan putih dengan sesendok makan kuah santan tadi. Aduk rata dan sisihkan.

8.    Tata bubur ketan merah di piring atau mangkuk. Beri sedikit bubur putih di tengahnya, lalu siram kuah santan.

Bubur merah putih biasanya disajikan untuk acara syukuran, termasuk saat HUT RI. Warna merahnya berasal dari gula merah, sedangkan putihnya dicampur kelapa.

Demikian cara membuat bubur merah putih yang enak dan legit.

Wanita Sukses Bisnis Aksesori, Sehari Dapat Rp.150 Juta Saat Sepi

 


Wanita asal Depok bernama Olla sempat viral karena kisah sukses bisnisnya. Pemilik Olla Shopping Depok tersebut berjualan perhiasan imitasi yang bisa menghasilkan ratusan juta dalam sehari. Selama pandemi, ia mengaku masih banyak pembeli hingga bisa mendapat Rp 150 juta saat sepi.

Nurlaela atau yang akrab disapa Olla, merupakan seorang pengusaha aksesori sukses. Memilki penghasilan Rp 4,5 miliar, Olla pun djuluki Crazy Rich Depok lantaran kekayaannya saat ini.

Mendapat julukan crazy rich, Olla mengaku tak bangga akan gelar tersebut. Wanita yang viral setelah tampil dalam acara acara Sobat Misqueen Trans 7 itu merasa risih ketika dipanggil Crazy Rich.

"Nggak nyaman karena takut disandingkan dengan crazy rich yang lain juga. Saya nggak pernah men-cap diri saya itu Crazy Rich Depok, orang yang menilai. Kalau emang itu saya syukurin amin, cuman yang jelas itu usaha itu saya bukan sukses karena dari orang tua saya yang kaya raya, bukan penerus. Dan juga bukan usaha karena hoki," jelas Olla seperti dikutip dari InsertLive.com.

Olla merupakan pemilik gerai Olla Shopping Depok. Dia menjual berbagai perhiasan imitasi dan aksesori. Belum lama ditekuni, usaha perhiasaan pebisnis yang tidak lulus SMP ini sudah sangat menghasilkan. Dia bisa memiliki mobil, rumah, hingga koleksi fashion mahal yang dibelinya dari hasil kerja kerasnya bisnis online shop perhiasaan titanium atau stainless steel itu.

Olla mengaku tak lupa akan daratan di saat kini dirinya sudah bisa menghasilkan miliaran rupiah. Dia tak pernah menganggap dirinya sebagai seorang bos.

Namun, kesuksean yang diraih Olla tak didapatkannya secara mudah begitu saja. Sejak kecil, dia sudah belajar usaha dengan berjualan es mambo demi mendapatkan uang jajan.

Dan ketika dewasa, ia pun mulai usaha sendiri mulai dari berjualan aksesori, skincare, hingga busana yang membuatnya bergelimang harta.

Tak hanya bantu berdagang, Olla pun dilatih ibunya membuat es mambo dan es buah yang mereka jual. Namun, berkat didikan itu lah, ia terbiasa bekerja keras dahulu sebelum mendapat uang jajan untuk sekolah.

Dengan adanya ini maka perekonomian Indonesia akan maju dan dengan banyak nya orang yang membuka bisnis baru, maka akan berkurangnya angka pengangguran.

Selasa, 05 April 2022

Erika Usaha Nasi Padang Yang Laris Manis

Erika adalah anak dari pemilik Nasi padang, bernama Rumah Makan Trio Minang. Kenapa si dinamakan trio minang? karena dulu rumah makan trio minang didirikan oleh 3 orang yang merantau dari Padang ke Depok. Rumah makan ini sudah berdiri sejak tahun 2007. "Bapak saya sudah merintis usaha ini sekitar 15 tahun"Ucap Erika.

Dari hasil usaha rumah makan, Bapak dari Erika bisa membiayai pendidikan sekolah 4 orang anak. Anak pertamanya sudah lulus kuliah, sudah bekerja, dan sudah berumah tangga. Anak keduanya yaitu Erika sudah lulus sekolah, dengan umurnya yang dibilang masih muda sekarang ia melanjuti usaha dari bapaknya. Anak ketiganya masih duduk dibangku dasar dan anak keempatnya masih balita.

Usaha rumah makan tentu saja ada naik-turunnya pembeli. Dari tahun ke tahun pasti ada perbedaannya. "Perbedaan dari tahun ke tahun yang dirasakan yaitu sudah pasti ada perbedaannya ya, ada naik turunnya, di tambah lagi dengan adanya virus covid-19 ini ya sangat berpengaruh sekali dengan pendapatan yang kita dapat saat ini, sangat berbeda dengan dulu sebelum adanya virus ini pendapatan yang sangat stabil dan dapat mencukupi kebutuhan kita" Ujar Erika

Di awal-awal pandemi covid ini banyak sekali orang-orang yang takut keluar rumah, pendapat usaha ini sudah pasti pendapatan makin menurun karena tidak banyak orang yang keluar rumah, ditambah lagi dengan kegiatan kampus dan perkantoran yang di liburkan.

Cara mempromosikan usaha agar banyak yang membeli yaitu dengan cara mendaftarkan usaha kita ke dalam aplikasi online dan memposting usaha makanan kita ke dalam media sosial. Agar usaha dapat berkembang dengan mudah dapat menambahkan menu baru yang inovatif dan menarik, serta harus tetap konsisten dengan cita rasa yang enak ini.

Banyaknya pesaing rumah makan padang tidak menjadi acuan buat erika, karena menurut dia semakin banyaknya rumah makan maka semakin bagus, akan mengurangi jumlah pengangguran. Ia juga tidak terlalu khawatir soal itu karna rejeki juga sudah ada yang mengatur.

Zaman sekarang semua bahan pokok pada naik harganya, terutama kenaikan harga sembako. Minyak sebagai bahan utama untuk memasak malah naik drastis, apalagi harga sembako makin mahal ketika menjelang bulan puasa dan lebaran. Kenaikan sembako ini sangat berdampak pada masyarakat kecil dan apalagi yang memiliki usaha warung makan.

Usaha warung nasi padang termasuk makanan tradisional Indonesia. Jadi kita sebagai warga negara Indonesia harus melestarikan makanan Indonesia. Dengan cara kita harus mulai mencintai makanan daerah yang kita punya karena bangsa Indonesia mempunyai makanan daerah yang sangat banyak dan juga beragam. Kita juga bisa mengenalkan makanan kita pada turis asing yang sedang berkunjung di indonesia, agar makanan Indonesia lebih unggul dari pada makanan luar negeri lainnya.

5 Makanan Khas Kemerdekaan Indonesia yang Enak

 

Bulan Agustus menjadi yang spesial buat bangsa Indonesia. Tepat di setiap 17 Agustus, masyarakat Indonesia memperingati Hari Kemerdekaan atau Hari Ulang Tahun (HUT) RI.

Ada banyak hal menarik yang dilakukan masyarakat untuk memperingati kemerdekaan mulai dari menggelar karnaval budaya, menyelenggarakan berbagai lomba khas Agustus juga menyediakan beragam kuliner khas Hari Kemerdekaan.

Berikut 5 makanan khas kemerdekaan Indonesia yang enak dan unik. Simak semua sajian khasnya di bawah ini. 

1.      Nasi Tumpeng

 Tentang Nasi Tumpeng Yang Harus Kamu Ketahui, Fatal Kalau Sampai Salah •  Kitchen of Indonesia

foto nasi tumpeng (www.kitchenofIndonesia.com)

Nasi tumpeng menjadi menu wajib Hari Kemerdekaan. Nasi yang terbuat dari nasi kuning ini biasanya disajikan dengan beragam lauk. Sedikitnya ada tujuh lauk dalam sajian nasi tumpeng, seperti perkedel, telur dadar, ayam goreng dan oreg kentang.

2.      Telok Pindang

Telok Pindang, Santapan Lezat Untuk HUT ke-75 RI - Traveling Bisnis.com

                foto telok pindang (www.travel-bisnis.com)

Telok pindang termasuk kuliner yang mudah ditemukan di Palembang. Telok pindang adalah telur ayam yang direbus selama lima jam bersama rempah-rempah seperti serai, garam, gula merah dan asam jawa. Makan telok pindang di Hari Kemerdekaan memberi pengalaman yang cukup mengesankan dan sudah menjadi tradisi di Palembang.

3.      Nasi Tutug Oncom

Resep Nasi Tutug Oncom ft Udang bakar oleh Frielingga Sit - Cookpad

                foto nasi tutug oncom (www.cookpad.com)

Kuliner ini juga merupakan kuliner khas Hari Kemerdekaan. Nasi ini biasanya disajikan di dalam kendil tanah liat. Disandingkan dengan berbagai lauk seperti ayam, ikan atau bebek goreng, menu ini sangat menggugah selera.

4.      Bubur Merah Putih

Resep Bubur Merah Putih oleh anissa.karlina - Cookpad

foto bubur merah putih (www.cookpad.com)

Bubur merah putih biasanya disajikan untuk acara syukuran, termasuk saat HUT RI. Warna merahnya berasal dari gula merah, sedangkan putihnya dicampur kelapa.

5.      Puding Merah Putih

Resep puding merah putih by Yana Utami langsungenak.com

foto puding merah putih (www.langsungenak.com)

Puding merah putih ini dibuat untuk melambangkan bendera Indonesia. Makna dari puding ini adalah semacam harapan bisa menambah kecintaan masyarakat Indonesia terhadap tanah air.


Itulah beberapa makanan khas Indonesia yang identik dengan perayaan HUT RI 17 Agustus.

TIPS MEMILIH KOSTUM UNTUK KARNAVAL 17 AGUSTUS

Seluruh masyarakat Indonesia merayakan Hari Kemerdekaan 17 Agustus dengan bermacam perayaan. Selain perlombaan, yang menarik adalah karnaval 17 Agustus. Karnaval identik dengan pawai kostum hingga pertunjukan budaya. Namun sering ditemui kostum unik dan lucu, serta memberikan hiburan tersendiri bagi yang menyaksikan.

Bahkan pesta kostum saat 17 Agustus dapat dijadikan lomba tersendiri dalam rangka memeriahkan acara yang jatuh hanya setahun sekali ini. Umumnya pemenang akan dilihat dari sisi kostum yang paling kreatif dan tentunya terbaik di antara kostum peserta lain. 

Nah, berikut tema kostum karnaval, yang bisa jadi ide karnaval 17 Agustus dirangkum dari berbagai sumber:

1.      Pakaian adat menggambarkan keanekaragaman budaya Indonesia

                                                            foto memakai baju adat (www.antaranews)

Nusantara memiliki beragam suku dan adat istiadat. Saat merayakan kemerdekaan Indonesia, tak lengkap rasanya bila tidak menggunakan baju adat dari masing-masing kota asal.

Berbagai pakaian adat yang ada Indonesia bisa jadi pilihan. Mulai dari yang terlihat ribet, seperti pakaian kerajaan, sultan, dan keraton hingga pakaian yang sederhana dan mudah dibuat, seperti pakaian adat dari Papua.

Kostum 17 Agustusan ini seringkali dipakai oleh anak-anak sekolah saat karnaval untuk memperlihatkan kalau baju adat Indonesia sangat bervariasi di seluruh daerah atau provinsi. Tak hanya anak-anak, namun orang dewasa pun bisa memakai baju adat sebagai kostum untuk memeriahkan hari kemerdekaan.

2.      Kostum Profesi membantu anak memahami pekerjaan di Indonesia semakin beragam 

Foto memakai baju TNI (www.haibunda.com)

Tema ini sering dipakai di karnaval, karena banyak jenis profesi yang dipilih. Kostumnya pun cukup mudah didapatkan. Anak-anak biasanya memakain kostum profesi yang mereka cita-citakan, seperti kostum polisi, TNI, dan dokter. Namun ada juga yang memakai profesi masyarakat biasa, seperti nelayan, petani, dan sebagainya.

3.      Cosplay Superhero Indonesia.

foto memakai baju superhero Indonesia (www.bukalapak.com)

Tidak hanya di luar negeri, Indonesia juga memiliki superhero versi lokal. Tema itu yang kemudian diangkat di beberapa karnaval yakni memperkenalkan tokoh superhero Indonesia, seperti Gatot Kaca, Wiro Sableng, Si Pitung, Si Buta dari Goa Hantu, dan sebagainya. Terkadang bagi orang dewasa, hal itu bisa mengenang tontonan masa kecilnya dulu.

4. Kebaya dapat digunakan sebagai pakaian khas Indonesia

foto memakai baju kebaya (www.popmana.com)

Untuk tema kostum untuk anak-anak perempuan, tak jarang menggunakan kebaya sebagai pakaian khas Indonesia. Kebaya tidak hanya digunakan saat merayakan hari Kartini saja, namun banyak juga dipakai sebagai tema kostum ketika sedang memeriahkan 17 Agustusan. 

5.      Kostum dari barang-barang bekas membantu cinta lingkungan

foto memakai baju dari barag bekas (www.popmana.com)

Kostum 17 Agustusan tidak perlu mewah karena dapat menggunakan barang-barang bekas.  Pergunakanlah bahan-bahan yang ada di rumah seperti koran dan sampah non organik, lalu kreasikan menjadi sebuah kostum unik untuk karnaval. 

Perlu disadari bahwa membuat kostum 17 Agustus seperti baju koran serta atribut selempang dari sampah dapat menjadi kostum karnaval unik sekaligus murah. Penggunaan kostum 17 Agustusan ini juga dapat meningkatkan inisiatif banyak orang agar semakin cinta lingkungan dan tanah air. 

Itulah beberapa rangkuman mengenai tema kostum 17 Agustusan yang bisa menjadi pilihan selama karnaval. Semoga bisa rekomendasi ini membantu ya!

 

 





Selasa, 15 Maret 2022

Program Wajib 12 Tahun Belajar Belum Maksimal

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terus mengupayakan wajib belajar 12 tahun melalui pelaksanaan Program Indonesia Pintar (PIP), sebagai langkah mengurangi angka putus sekolah. Pelaksanaan program wajib belajar 12 tahun sudah dimulai sejak Juni 2015. Menurut Puan, pelaksanaan program wajib belajar 12 tahun sesuai janji kabinet kerja. Dengan adanya program wajib belajar 12 tahun, semua anak Indonesia wajib masuk sekolah dan pemerintah wajib membiayai serta menyediakan segala fasilitasnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan bahwa Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan menengah pada tahun 2015 sebesar 78,2%. Sedangkan untuk APS (angka partisipasi Sekolah) pada tahun 2015 untuk usia 16-18 tahun adalah sebesar 70,32%. Hal ini menunjukan bahwa penduduk usia 16-18 tahun belum semuanya bisa mengakses pendidikan menengah.

Kini anak-anak di Indonesia wajib mendapatkan bangku pendidikan selama 12 tahun, mulai dari sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA). Namun, tidak sedikit anak Indonesia putus sekolah akibat asik bekerja dan meraih penghasilannya sendiri. Banyak faktor yang menyebabkan anak putus sekolah terutama karena faktor ekonomi. 

Selain faktor ekonomi, anak putus sekolah juga karena tidak adanya semangat dari anak tersebut, pengaruh pergaulan atau lingkungan dia yang tidak memadai dan kurikulum yang berat, di mana untuk menguasai materi-materi tersebut membutuhkan bimbingan yang memadai dari orang dewasa. Kondisi ini tentu tidak semua anak-anak yang memiliki orangtua yang tahu bagaimana cara mendampingi anak (karena dulu mereka juga tidak sekolah).

Pendekatan di sekolah formal bersifat klasik seperti satu guru mengajar sekitar 40 siswa. Kondisi itu juga menjadikan anak-anak ini tidak mendapatkan kesempatan untuk mengerti apa yang mereka pelajari. Akibat dari kesempatan belajar di sekolah yang tidak memadai akhirnya menyebabkan nilai-nilai anak menjadi jelek. Mereka sering dimarahi atau dicap bodoh, dan mereka semakin tidak suka dengan belajar di sekolah. Kondisi ini seringkali membuat banyak anak 'terlempar' dari sistem pendidikan formal

Para guru di level SD, SMP, SMA yang menjadi sasaran Wajib Belajar itu beranggapan bahwa kata WAJIB itu asal muasalnya memang ditujukan oleh si murid. Maka karena wajib, si murid harus sekolah, kalo tidak sekolah berarti melanggar kewajiban. Harga tawar sekolah yang lebih tinggi. Akhirnya karena merasa DIWAJIBKAN, ortu biayakan buat nyari sekolah untuk anaknya. Si guru dan kepala sekolah paham peluang. Maka tak heran ada beberapa guru atau kepala sekolah, tiap tahun ajaran baru, mobil atau motornya ganti yang baru.

Program wajib belajar 12 tahun dinilai belum berjalan secara maksimal. Karena selain masih banyak yang belum bisa menikmati pendidikan SMA atau SMK, fasilitas yang diberikan pun cenderung kurang mendukung.

Implementasi Wajib Belajar 12 Tahun dinilai penting untuk memberikan layanan pendidikan bagi para lulusan SMP/MTs sesuai dengan kebutuhan individual setiap penduduk Indonesia. Program ini bertujuan utama untuk: pertama, memperluas pemerataan pendidikan dan mewujudkan keadilan sosial di bidang pendidikan sesuai dengan sila ke-5.

Kedua, mengurangi kesenjangan pencapaian pendidikan tingkat menengah antar kelompok masyarakat berstatus ekonomi berbeda. Ketiga, meningkatkan kualitas dan daya saing bangsa melalui pengembangan pengetahuan, keahlian, serta keterampilan bagi penduduk usia muda. Dan keempat, mempersiapkan anak-anak didik dengan landasan keilmuan yang lebih baik untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi.

Selain itu, Wajib Belajar 12 Tahun juga bernilai strategis, terutama untuk menciptakan lapisan kritikal massa suatu kelompok masyarakat berpendidikan menengah ke atas, sebagai basis sosial untuk membangun masyarakat demokratis, toleran, dan inklusif, dan berguna untuk mempersiapkan penduduk usia produktif memasuki masa transisi antara meneruskan ke jenjang pendidikan tinggi atau langsung masuk ke pasar kerja.

Kebebasan Berpakaian Bagi Perempuan

Kebebasan dalam berpakaian sudah menjadi hak setiap orang karena termasuk ke dalam kebebasan berekspresi. Contoh, seorang perempuan memilih untuk mengenakan pakaian muslim sebagai ketaatan pada Tuhan dan agamanya atau perempuan yang mengenakan jersey futsal sebagai tanda bahwa dia ingin bermain futsal.

Bangsa yang merdeka berati seluruh warganya baik telah bebas dari segala bentuk penjajahan dan penindasan. Realitanya masih banyak yang membudayakan budaya patriarki sejak zaman penjajahan.

Tetapi ketika kita melihat realitanya yang terjadi, negara Indonesia jauh dari kata merdeka. Jikalau dikatakan merdeka itu adalah bebas berkehidupan dari segala bentuk penindasan, saya rasa belum sepenuhnya benar-benar terwujud. Salah satu di antara banyak hal adalah disebabkan oleh budaya patriarki sejak zaman penjajahan yang masih melekat dan dipertahankan oleh masyarakat Indonesia.

Perempuan masih menjadi sasaran eksploitasi, objek kasus kekerasan seperti pemerkosaan, pelecehan seksual, KDRT, juga kasus inses.

Korban dari stigma ini, lagi-lagi, perempuan. Kaum perempuan yang mengenakan pakaian dengan menunjukkan belahan dada dan paha akan dicap murahan. Menggunakan baju terlalu tertutup diasosiasikan dengan terorisme. Berpakaian girly dianggap salah, tapi berpakaian terlalu boyis dibilang menyalahi kodrat. Salah satu bentuk penindasan terhadap perempuan dimulai dengan mengecam apapun yang perempuan pakai. Kami dibuat takut untuk memilih ekspresi yang kami suka dalam ruang kebebasan kami.

Dalam banyak kasus aksi pelecehan seksual, seringkali perempuan menjadi pihak yang disalahkan karena dianggap cara berpakaiannya mengundang perhatian. Bukan pakaiannya, tapi pelakunya yang harus kita perhatikan. Karena sepanjang hidupnya, setiap perempuan pernah mengalami pelecehan seksual. Seharusnya pelaku ditegur dan diingatkan, agar ia jera dan tidak mengulanginya lagi.

Dari analisis data survei yang diikuti oleh lebih dari 62.000 orang, koalisi menemukan fakta menarik yang membantah mitos-mitos yang beredar terkait pelecehan seksual. Menurut hasil survei, mayoritas korban pelecehan tidak mengenakan baju terbuka saat mengalami pelecehan seksual melainkan memakai celana/rok panjang (18%), hijab (17%), dan baju lengan panjang (16%). Hasil survei juga menunjukkan bahwa waktu korban mengalami pelecehan mayoritas terjadi pada siang hari (35%) dan sore hari (25%), berbeda dari mitos yang banyak dipercaya orang bahwa pelecehan seksual terjadi karena korban berada di luar rumah pada malam hari.

Padahal seharusnya manusia Indonesia dididik untuk memahami bahwa memperkosa dan melecehkan laki-laki ataupun perempuan itu salah dan bahwa perempuan sama bermartabatnya dengan laki-laki. Pelecehan dan pemerkosaan juga dialami oleh laki-laki, tapi lebih banyak dialami perempuan karena lingkungan yang patriarkis.

Sungguh disayangkan bahwa dalam pola pikir masyarakat masih seperti itu adanya. Perlu ada gerakan edukasi tentang kebebasan berekspresi, terutama tentang berpakaian. Perempuan maupun laki-laki seharusnya bebas memilih untuk berjilbab atau tidak, mengenakan rok pendek atau panjang, mengenakan celana pendek atau panjang.

Oleh karena itu, diperlukan pola pikir yang lentur dan mudah beradaptasi dengan perubahan. Dalam melihat perempuan dan pakaiannya, masyarakat perlu membangun paradigma baru bahwa pakaian bukanlah sekadar penutup tubuh tapi juga bagian dari ekspresi yang terkait langsung dengan posisi perempuan sebagai manusia jalan aktualisasi diri dan pengejaran kebahagiaan (pursuit of happiness).

Perempuan ingin memiliki akses dan kesempatan yang setara untuk dapat melakukan segalanya dan terbebas dari segala seksisme maupun misoginisme. Kaum perempuan juga ingin ruang aman, terbebas dari kekerasan seksual dan ragam kekerasan berbasis gender lainnya serta ditegakkanya undang-undang atau kebijakan yang menghapus diskriminasi gender, dan dianggap setara tanpa harus bisa memenuhi standard-standard maskulinitas toxic.

 

Selasa, 08 Maret 2022

Jewel Rocks, UMKM Perhiasan Asal Bali Tampil Di Paris Fashion Week Showroom 2022

 

                                                                           koleksi terbaru Jewel Rocks (Instagram @urbansneakersociety)

Paris Fashion Week (PFW) merupakan acara pagelaran busana dan presentasi desainer yang dilaksanakan di Paris, Prancis. Tidak diragukan lagi, PFW menjadi salah satu event fashion terbesar yang dinantikan para penggemar mode dan event palimg bergengsi.

Dalam program L'Adresse Paris Agency’, salah satu UMKM Indonesia yaitu Jewel Rocks yang mendapat kesempatan untuk tampil di Paris Fashion Week untuk memamerkan koleksi-koleksinya. Tetapi Jewel Rocks bukan bagian dari runway seperti merek besar lainnya, melainkan bagian dari showroom Paris Fashion Week.

Jewel Rocks akan memamerkan sebuah koleksi autumn/winter 2022 di Paris Fashion Week Showroom. Showroom itu berlangsung pada tanggal 4-7 Maret 2022 di jam 10 sampai 6 sore di Palais Brongniart, Paris. Jewel Rocks didukung oleh Tokopedia dan KBRI Perancis untuk menyukseskan acara pameran di Paris Fashion Week 2022 ini. Tokopedia berkomitmen memberikan kesempatan kepada para UMKM lokal Indonesia agar terus berkembang hingga kancah global.

Apa itu Jewel Rocks? Jewel Rocks adalah brand perhiasan berasal dari Indonesia yang didirikan oleh Imelda Widjaja sejak tahun 2006. Jewel Rocks merupakan UMKM asal Bali yang menyediakan berbagai perhiasan buatan tangan atau handmade. Brand perhiasan lokal ini didirikan awalnya karena hobi Imelda yang mengumpulkan segala perhiasan setiap kali pergi ke luar kota dan ke luar negeri.


                                                                        Koleksi-koleksi perhiasan Jewel Rocks (Instagram @urbansneakersociety)

Untuk perayaan Paris Fashion Week, pemilik usaha Jewel Rocks yaitu Imelda Widjaja telah menyiapkan 10 desain baru yang belum diluncurkan di Indonesia. Mereka juga akan memamerkan koleksi-koleksi yang menjadi favorit pelanggan dari Jewel Rocks. 

Jewel Rocks dirancang oleh sekelompok wanita untuk merancang desain perhiasan lebih cantik. Dalam menjalankan usahanya, Imelda berkejasama dengan sejumlah perajin perak, manik kaca, resin dan pembuat warna natural yang tersebar di Bali, Jawa Timur dan Bandung. Ia hanya mengeluarkan modal awal Rp500 ribu, kini Jewel Rocks telah memiliki 10 karyawan, yang sebagian besar adalah ibu rumah tangga dan melipat gandakan omzetnya. 

Kita sebagai warga Indonesia bangga kepada Jewel Rocks yang masuk ke Paris Fashion Week Showroom. Semoga UMKM lokal semakin menunjukkan potensi terbaiknya dan semakin internasional.


Perampokan Toko Elektronik di Depok

 

                                                                    Penampakan lima pelaku perampokan dihadirkan dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, 
                                                                    Jumat (4/3). Foto: Fransiskus Adryanto Pratama/JPNN.com

DEPOK - Lima pelaku perampokan di rumah toko (ruko) milik FW warga Jalan Sawangan, Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat akhirnya diringkus polisi. Ruko tersebut diketahui menjual barang-barang elektronik. Namun, para pelaku tidak mengincar barang elektroniknya melainkan brankas yang ada di ruko tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengatakan peristiwa perampokan yang dialami korban FW itu terjadi pada Selasa (1/3) sekitar pukul 03.00 WIB. Kelima tersangka yang ditangkap itu, yakni berinisial JS, MS, D, WJ, RS dan para pelaku juga mengancam dan menakut-nakuti para karyawan di ruko tersebut.

"Korban dalam kasus ini inisial FW, laki-laki. Kemudian tersangka dalam kasus ini ada lima," kata Zulpan saat jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jumat (4/3). Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1995 itu menjelaskan kronologi insiden perampokan tersebut.

Konon, pelaku terlebih dahulu berkeliling mencari sasaran, kebetulan saat itu mereka menemukan target, yakni ruko milik FW.

"Ruko itu menjual peralatan elektronik, tetapi dalam menjalankan aksi, para tersangka mencari uang di brankas," kata Zulpan. Di dalam ruko berlantai tiga itu, lanjut Zulpan, ada lima orang karyawan.

"Para karyawan diancam dan takut, pelaku mengikat dengan kain sarung yang dirobek jadi tali," kata Zulpan.
Setelahnya, para pelaku naik ke lantai atas dan guna bertemu pemilik ruko yang merupakan pasangan suami istri. Mereka juga turut mengancam pemilik ruko hingga akhirnya ketakutan.

Alhasil, saat pelaku bertanya soal lokasi brankas, korban pun langsung menunjukkannya. Lalu, para pelaku pun menguras habis uang yang ada di dalam brankas tersebut.

"Dilakukan pengancaman dan tentu korban ketakutan seketika. Ditanya di mana ada uang di dalam ruko. Istri pemilik ruko ketakutan tunjukkan brankas berisi uang Rp 140 juta," kata Zulpan. x Para pelaku juga turut mengambil ponsel lima karyawan tersebut. Adapun ponsel lima karyawan ruko tersebut dibuang ke sungai guna untuk menutupi jejak para pelaku.

"Handphone mereka dibuang ke sungai," kata Endra Zulpan.

Usai melakukan aksinya, para pelaku langsung melarikan diri. Kemudian, uang Rp140 juta itu dibagi-bagi oleh para pelaku sesuai perannya masing-masing mulai dari Rp15 juta hingga Rp38 juta.

Sementara itu, uang sebesar Rp10 juta digunakan untuk operasional, membeli pakaian, sewa kendaraan. Selain itu, juga digunakan untuk membeli narkoba jenis sabu.

"Saat beraksi terpengaruh narkoba jenis sabu," ucap Zulpan.
Para pelaku itu ditangkap di daerah Jakarta Selatan. Kini, para pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.

Atas perbuatan mereka, empat tersangka itu dijerat Pasal 365 KUHP Ayat (2) ke-1 dengan pidana paling lama 12 tahun penjara.

Kasus Pembully Mahasiswa Autis di Depok

 

Mahasiswa Universitas Gunadarma menghakimi aksi bullying yang dilakukan oleh mahasiswa terhadap teman seangkatannya yang berkebutuhan khusus di kampus mereka. Mahasiswa Fakultas Komunikasi Universitas Gunadarma angkatan 2014, Rika Riani, mengatakan bullying yang dilakukan adik angkatannya itu sangat memalukan. "Sudah parah banget, dan membuat malu universitas," kata Rika, Selasa, 17 Juli 2017.

Video mahasiswa berkebutuhan khusus Universitas Gunadarma sejak akhir pekan kemarin viral di media sosial. Dalam vidio berdurasi 14 detik, ada beberapa mahasiswa Jurusan Sistem Informatika Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi Universitas Gunadarma angkatan 2016, merisak teman seangkatan mereka yang berkebutuhan khusus, berinisial MF.

Dalam video tersebut, tas korban ditarik oleh seorang pelaku. Korban pun berusaha melepaskan diri hingga terjatuh. Akhirnya korban berhasil lepas dari pelaku dan sempat melemparkan tong sampah kepada pelaku. Para mahasiswa lain yang melihat kejadian ini bukannya menolong, malah ikut menonton sambil bertepuk tangan.

Dari video yang terekam dan viral di media sosial itu, Irwan menyebut peristiwa terjadi di Kampus Universitas Gunadarma di Kelapa Dua, Depok.

        Ilustrasi Pembullyan (Edukasi Okezone)                

Nasir menegaskan para penyandang disabilitas harus dilayani sesuai warga yang lain.
"Kalau ada bullying semacam ini, rektorlah yang harus menindak dan rektor sudah bertindak memberikan sanksi (kepada) tiga orang itu," ujarnya.

Wakil Rektor III Universitas Gunadarma Irwan Bastian mengatakan terduga pelaku dan korban adalah mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi angkatan 2016..

Pada akhirnya 13 pelaku bullying kepada korban diberi sanksi oleh pihak kampus. Keputusan tersebut dibacakan oleh Wakil Rektor III Universitas Gunadarma, Irwan Bastian. Ke-13 pelaku bullying tersebut dihukum sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan.

Tiga mahasiswa dengan pelanggaran berat yakni AA, YLL, dan HN dikenakan skorsing selama 12 bulan. Satu orang berinisial PDP diskorsing selama enam bulan karena terlibat dalam video tersebut sambil berteriak-teriak. Sedangkan sembilan orang lainnya diberikan peringatan tertulis karena terlihat dalam video melakukan pembiaran.

Pelaku bully salah satu temannya, akhirnya meminta maaf kepada korban. Menurut Wakil Rektor III Universitas Gunadarma, Irwan Bastian, permintaan maaf disampaikan langsung oleh pelaku kepada korban dan orangtuanya di kediaman korban. "Secara informal pelaku sudah datang ke rumah dan sudah menyampaikan penyesalan dan minta maaf," ujar Irwan, Senin, 17 Juli 2017.

Irwan mengatakan, permintaan maaf pelaku kepada korban tidak akan mempengaruhi aturan yang berlaku di Universitas Gunadarma.

Pembullyan merupakan hal yang menghambat merdeka dalam belajar di sekolah karena belajar itu syaratnya anak harus merasa aman dan nyaman. 

Tutupnya Rumah Sakit Harapan Depok

 

DEPOK – Bangunan yang terletak di Jalan Pemuda No. 4 Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas ini dulunya merupakan Yayasan Lembaga Cornelis Chastelein (YLCC) dan Yayasan Kesehatan Harapan Depok (YKHD). Bentuk bangunan yang berbentuk empat persegi panjang dan berdiri diatas batur setinggi 30cm. Bangunan ini juga mengarah ke utara.

Rumah Sakit Harapan Depok adalah rumah sakit pertama yang ada di Depok. Rumah Sakit Harapan Depok ini berawal dari balai pengobatan yang berdiri pada tahun 1960-an. Pada 20 September 1968 ketika terjadi kecelakaan kereta api di Ratu Jaya, balai pengobatan ini banyak menampung korban kecelakaan tersebut karena lokasinya yang tidak jauh dari tempat kejadian kecelakaan kereta. para dokter dan perawat di RS membantu memberikan pertolongan yang terbaik bagi para korban.

Kemudian pada tahun 1990, balai pengobatan ini berubah status menjadi RS Harapan Depok setelah diambil alih oleh Yayasan Kesehatan Harapan. Di rumah sakit ini juga berdiri Tugu Cornelis Chastelein yang diduga sebagai Tugu KM 0 Depok.


Pada tahun 2018 YLCC menyegel RS Harapan di Jalan Pemuda, Kecamatan Pancoranmas dengan memasang spanduk pemberitahuan gedung RS Harapan akan dimanfaatkan YLCC.

"RS ini terakhir beroperasi itu pada tahun 2018. Pihak Cornelis dengan Pihak Rumah Sakit ini dulu sempat ada perselisihan ya sampai pada akirnya ditutupnya rumah sakit ini" warga setempat.

"iya sangat disayangkan karena harus ditutup seperti ini padahal rumah sakit harapan depok ini RS pertama dan tertua juga diDepok".

RS Harapan Depok tutup karena gedung yang digunakan RS Harapan Depok di Jalan Pemuda ini merupakan gedung tua peninggalan sejarah. Dahulu semasa Cornelis Chastelein (tahun 1700 an), gedung ini pernah menjadi Istana Presiden Depok yaitu Cornelis Chastelein. Pada tahun 1914, gedung ini kemudian menjadi gedung pemerintahan kotapraja Depok (dahulu Depok merupakan daerah otonom tersendiri yang diakui oleh Belanda).

Rumah Sakit Harapan di Kota depok itu sudah tidak layak untuk dijadikan rumah sakit yang hanya memiliki luas lahan 3.000 meter, padahal idealnya rumah sakit harus memiliki luas 5.000 meter. Jika RS Harapan Depok ini di renovasi kemungkinan besar akan terhambat masalah gedung bangunan mengingat gedung yang digunakan saat ini merupakan gedung warisan sejarah dan masuk dalam cagar budaya yang perlu dijaga dan  dilestarikan. Apalagi kawasan Jalan Pemuda akan dijadikan sebagai kawasan Kota Tua-nya Depok.

Situasi Jembatan Panus Depok

 

Jembatan Panus adalah sebuah jembatan peninggalan dari Belanda. Jembatan tersebut terletak di Jalan Tole Iskandar Depok. Jembatan Panus ini memiliki sejarah yang harus diketahui oleh masyarakat khususnya Kota Depok.

Jembatan Panus ini dibangun oleh pemerintah Belanda diatas Sungai Ciliwung pada tahun1917. Penamaan jembatan itu diambil dari nama depan orang Belanda yang sudah lama tinggal disitu yang bernama Stephanus Leander tersebut. Tetapi, mayoritas warga sekitar adalah orang sunda maka warga memanggilnya Panus.

Jembatan Panus pada zaman dulu adalah satu-satunya jalan penghubung antara Bogor menuju Depok dan Jakarta. Jembatan ini sudah jarang digunakan sejak tahun 1990 setelah jembatan yang lebih besar dibangun.


Pada masa perang, jembatan dengan panjang sekitar 65 meter dan lebar 5 meter itu kerap digunakan tank-tank maupun truk pasukan Belanda dari arah Jakarta dan Depok menuju ke Bogor atau sebaliknya.

Di masa kini, fungsi Jembatan Panus ini juga sangat penting, terutama ketika musim hujan tiba. Di jembatan inilah cairan sungai Ciliwung yang akan masuk ke Jakarta dan Depok, dipantau. Di Jembatan Panus terdapat penggaris pengukur ketinggian air, untuk mengindikasikan banjir kiriman dari Bogor. Tanda warna biru ketinggian 200-270 cm statusnya siaga 3, kuning ketinggian 270-350 cm statusnya siaga 2, dan warna merah ketinggian di atas 350 cm stastusnya siaga 1.

Saat ini terdapat lubang berukuran besar di salah satu tiang penyangga jembatan itu, akibatnya karena terkikis air. Di bawah itu ada besi penyangga yang belum diangkat. Dengan kondisi seperti itu, jika kendaraan besar melintas di atas Jembatan Panus akan terasa ada getaran, seolah jembatan akan roboh. Warga kemudian melarang kendaraan bermuatan berat, seperti truk, melintas di Jembatan Panus. Truk enggak boleh lewat, cuma motor saja yang boleh lewat, kalau lewat banyak motor pasti terasa goyang,

Pepohonan besar dan rindang tumbuh di pinggir Jembatan Panus membuat hawa terasa sejuk. Sebelum dan sesudah Jembatan Panus ini terdapat banyak warung-warung makanan. Sekarang ketika melewati Jembatan Panus pada malam hari akan lebih terang karena di atas sisi jembatan itu terdapat lampu-lampu yang menerangi Jembatan Panus.